14 April 2018

Tips Backpacker ke Thailand Biaya Murah Meriah

Thailand bisa dibilang negara yang banyak diminati oleh wisatawan dari Indonesia. Kenapa tidak? Biaya hidup di Thailand sangat murah sekali.

Untuk kamu yang ingin berwisata ke Thailand tetapi mempunyai budget yang rendah, jangan khawatir. Di postingan ini saya ingin berbagi sedikit mengenai pengalaman selama bepergian ke Thailand selama 9 hari dengan biaya yang sangat murah.

Tips Backpacker ke Thailand Biaya Murah Meriah

Sebelum ke Thailand, apa yang harus disiapkan? 
1. Paspor
2. Uang saku secukupnya
3. Kamera

Selebihnya, tergantung kebutuhan masing-masing. Kenapa saya merekomendasikan ketiga hal tersebut, karena di liburan ke Thailand tidak perlu ribet membawa ini dan itu seperti halnya liburan ke Eropa.

Kurang lebih sama dengan di Indonesia, Thailand memiliki penduduk hampir sama dengan kita, dari segi kulit dan bentuk wajah. Wisata alam dan juga religi semuanya hampir sama seperti di Indonesia.

Selain itu, jika kamu membawa barang terlalu banyak justru akan membuat liburan kamu tidak nyaman. Ingin pergi tapi bingung barang bawaan yang terlalu banyak dan tidak penting.

Bagaimana menghemat uang selama tinggal di Thailand?

Pertama, cari penginapan murah seperti hostel yang biasanya tidur bersama backpacker yang lainnya. Sangat murah, sekitar Rp 70.000 satu malam. Tapi, yang harus diperhatikan adalah kebersihan tempat. Karena harga yang murah, biasanya orang dari berbagai belahan dunia datang membawa beberapa masalah seperti kutu, jamur kulit, dan lain sebagainya. So, usahakan cek review dari backpacker yang pernah menginap di tempat tersebut.

Kedua, jangan kawatir dengan harga makanan karena di Thailand sangat murah. Hanya dengan 40 Baht - 50 Baht kamu sudah bisa makan kenyang. Jika dirupiahkan sekitar Rp 17.000 - Rp 20.000 porsinya dua kali lipat dari makanan di warung Indonesia.

Banyak warung dan street food di Thailand dengan harga yang murah, tapi jangan sampai tergiur karena kamu harus ingat biaya untuk makan beberapa hari kedepan. Jika tidak, kamu akan selalu membeli karena pingin, bukan karena lapar. Makanan Thailand terkenal menggoda selera.

Ketiga, untuk transportasi beberapa orang menyarankan memakai taksi online karena murah dan tidak akan tersesat. Hmmm.. Menurut saya, jauh lebih murah jika menggunakan bis untuk menuju suatu tempat di Thailand.

Masalah petunjuk jangan kawatir, ketika kamu membuka Google Maps, nomor bis otomatis akan muncul pada informasi peta. Jangan takut tersesat menggunakan bis. Eits, tapi jangan sekali-kali mencoba menggunakan Tuk Tuk karena harganya bisa saja sangat mahal untuk wisatawan yang tidak mengerti bahasa Thai dan negosiasi.

Banyak sekali rekomendasi transportasi di Thailand, jika tidan ingin naik bis kamu bisa pilih perahu, namun sangat polusi karena asap dari kenalpot hitam pekat, terutama duduk di belakang perahu. Namun sanga seru dan menjadi pengalaman tersendiri. Masih tidak mau menggunakan bis dan perahu, kamu bisa memakai BTS kereta bawah tanah yang sangat cepat menuju ke tempat tujuan.

Setelah 9 hari di Thailand, menurut saya jangan takut dengan informasi yang bilang bahwa di Thailand banyak copet dan lain sebagainya. Positif thinking, orang Thailand sangat baik dan ramah. Walupun tidak banyak yang bisa berbahasa Inggris, mereka akan mencoba membantu ketika kamu ingin bertanya.

( ! ) Supaya tidak over budget, sebaiknya dipisah antara uang makan, transportasi dan kebutuhan lainnya. Jika tidak, uang kamu akan cepat habis dan kebingungan.

Gimana nih, kapan berangkat ke Thailand? Semoga liburan kamu menyenangkan. Baca juga : Yang harus disiapkan sebelum pergi ke luar negeri

Sering dicari - adalah blog yang berisi tentang segala informasi yang kamu cari, mulai dari tutorial, tips, alam, dan masih banyak lagi...