06 April 2016

Tips Memilih Dosen Pembimbing Skripsi

Hallo teman-teman semuanya. Mungkin dari teman-teman disini ada yang sedang menempuh kuliah dan kebetulan sudah semester akhir. Biasanya mulai semester 7, mahasiswa diwajibkan untuk memilih dosen pembimbing.

Memilih dosen pembimbing ada yang  ditentukan oleh jurusan, ada juga yang memilih sesuai keinginan. Sangat beruntung jika kamu bisa memilih sendiri, namun tetap harus diperhatikan karena bisa jadi pilihan kamu salah dan nanti menghambat proses kelulusan. Tidak semua dosen menghambat waktu lulus, tapi ada juga beberapa tipe dosen seperti  ini.

Tips Memilih Dosen Pembimbing Skripsi
Image source: getscoop.com

Salah satunya dosen sulit ditemui. Sebelum kamu memulai memilih dosen pembimbing, mari simak artikel berikut ini. Sedikit sharing dari blog sering dicari, siapa tau bisa menjadi referensi kamu.

1. Informasi dari kakak tingkat

Sebelum memilih dosen pembimbing, cari sebanyak - banyaknya informasi dosen melalui kakak tingkat kamu. Biasanya mereka orang yang paling mengerti dosen karena sudah mencobanya sendiri.

Jangan sampai dosen pilihan kamu tidak cocok dengan kamu sendiri sehingga akan sulit ketika bimbingan sudah berjalan.

2. Kesibukan

Kesibukan dosen juga harus menjadi pertimbangan kamu untuk memilih. Pilih dosen yang tidak terlalu sibuk, supaya bisa bimbingan tepat waktu dan mudah ditemui.

Ada beberapa dosen yang memang sambil menjadi orang penting di universitas seperti humas, bagian keuangan, dan lain sebagainya. Kenali kesibukan dosen pembimbing kamu mulai dari awal.

3. Jadwal bimbingan jelas

Jadwal bimbingan yang jelas biasanya ditulis di dinding pengumuman kantor jurusan. Ada beberapa dosen yang waktu bimbingan tergantung situasi, dosen seperti ini sangat disarankan untuk tidak dipilih karena bisa jadi dalam satu minggu tidak ada waktu untuk bimbingan.

Jika sudah jelas jadwal bimbingan mulai awal, kamu bisa mudah menemuinya sesuai yang sudah tertulis. Waktu kosong lain bisa kamu pergunakan untuk merevisi kesalahan yang sudah dibimbing.

4. Tidak mengandalkan mood

Ada beberapa tipe dosen yang tidak profesional, mengandalkan mood ketika bimbingan. Dosen seperti ini biasanya membatalkan bimbingan ketika sedang capek, marah, atau yang membuatnya dia malas.

Pilih dosen yang profesional, apapun yang terjadi tetap bisa bimbingan. Dengan begitu kamu bisa bimbingan setiap saat tanpa perlu takut dosen kamu berubah fikiran secara tiba-tiba.

5. Teliti

Tidak sedikit juga dosen yang tidak teliti karena banyaknya mahasiswa yang datang setiap hari untuk meminta bimbingan. Cari dosen yang teliti supaya dikemudian hari skripsi kamu tidak bermasalah. Biasanya dosen yang tidak teliti ketika ujian sudah tiba, menanyakan atau menyalahkan bagian yang sebenarnya sudah dari dulu di acc.

---

Kelima tips diatas bisa kamu jadikan reverensi untuk memilih dosen pembimbing kamu. Semoga artikel ini bermanfaat dan kamu mendapatkan dosen yang pas sehingga lulus tepat waktu. Aamiin!

Sekian postingan kali ini, bantu share supaya teman-teman yang lain juga tahu. Terima kasih sudah membaca, sampai jumpa di postingan selanjutnya. Baca juga: Cara mendapatkan endorse di social media