06 Juli 2015

Resiko Mengganti Template Blog

Template blog adalah sesuatu yang harus dipertikah oleh semua blogger, karena jika diibaratkan sebuah rumah, template adalah model bangunannya. Ketika ingin membuat nyaman pengunjung, blogger harus membuat rumah tersebut sebagus mungkin. Template blog menjadi hal pertama yang dilihat oleh pengunjung sebelum mereka benar-benar membaca kontennya, maka dari itu template sangat penting untuk mengoptimalkan jumlah pengunjung setiap harinya.

Resiko Mengganti Template Blog

Di postingan ini seringdicari hanya ingin berbagi pengalaman saja tentang mengganti template blog. Awalnya, blog ini mempunyai pengunjung hanya ratusan, dengan template seadanya. Karena pada waktu itu belum mengenal template responsive dan mengoptimalkan SEO.

Setelah direkomendasikan teman blogger untuk mengganti template yang lebih responsive, akhirnya template blog ini diganti. Setelah pergantian tersebut, pengunjung langsung melonjak drastis. Karena template responsive sangat ringan jika dibuka lewat handphone dibandingkan menggunakan template biasa. Perlahan-lahan pengunjung selalu meningkat seiring dengan banyaknya pengunjung yang lebih suka browsing menggunakan handphone.

Beberapa bulan kemudian, tepatnya dua hari yang lalu. Seringdicari mencoba melakukan percobaan, mengganti template baru. Awalnya memang ragu, karena bermaksud meneliti, ya sudah terpaksa. Dan, yang terjadi adalah pengunjung anjlok drastis, sekitar setengah dari biasanya. Padahal template yang digunakan sama-sama responsive.

Kenapa bisa begitu? Yang pertama bisa naik karena mengganti template yang sebelumnya tidak responsive menjadi responsive, jelas hal ini adalah baik. Pergantian kedua anjlok karena mungkin template yang baru dari segi SEO lebih lemah dibandingkan dengan template yang lama.

Untuk kamu yang ingin mengganti template, disarankan memikirkan terlebih dahulu matang-matang karena bisa saja sangat beresiko. Menurut informasi lainnya, mengganti template berpengaruh terhadap peng-index-an mesin pencari terhadap blog kita. Template yang "katanya" SEO belum tentu benar-benar SEO, jangan mudah terpengaruh, buktikan terlebih dahulu dengan blogger-blogger master lain, jika mereka menggunakan template tersebut, bisa jadi template itu memang benar-benar keren untuk mengoptimalkan blog.

***

Sekian berbagi pengalaman mengganti template. Baca juga: 3 Cara supaya blog dilirik penerbit buku

Semoga bermanfaat, terima kasih sudah membaca. Bantu share supaya teman-teman yang lain juga tahu, sampai jumpa di postingan selanjutnya. Salam sukses!


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Blog berisi informasi seputar tips blog, adsense, bisnis online, cinta dan wisata yang ditulis secara ringan dan mudah dipahami.

Related : Resiko Mengganti Template Blog

Terima kasih atas kunjungan dan komentar, dimohon untuk tidak menaruh link aktif, spam dan segala macam kebencian di dalam kolom komentar. Karena akan dihapus oleh admin.